Usaha Keras Timnas Denmark ke Piala Dunia 2018

Siapa yang tidak tahu soal tim nasional yang satu ini, yang menjadi sebuah kelahiran kiper legendaris yaitu Peter Schmeichel.  Tim nasional Denmark pada akhirnya melanjutkan langkahnya ke ajang Piala Dunia 2018 lewat babak Play-off zona UEFA. Kesuksesan yang mereka raih adalah sebuah keberhasilan tim nasional yang memang telah berusaha dengan keras sampai akhirnya bisa mencapai kompetisi sepakbola terbesar di dunia.

Para tim yang tergabung dalam grup E pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona UEFA diantaranya Polandia, Montenegro, Denmark, Rumania, Armenia dan Kazakhstan. Juara grup akan terdaftar dalam 32 tim yang terus melanjutkan ke ajang Piala Dunia 2018, sementara runner-up grup perlu ikuti play-off ronde kedua untuk lolos ke putaran Final Piala Dunia 2018.

Performa paling oke dari timnas Denmark dalam kompetisi internasional ialah ketika mereka menjadi juara di ajang Piala Eropa 1992. Pada waktu itu mereka sesungguhnya tak lolos, tetapi karena sanksi internasional membuat tim nasional sepak bola Yugoslavia dilarang bertanding, mereka digantikan oleh timnas Denmark yang ada dalam posisi kedua di bawah Yugoslavia dalam babak kualifikasi. Dengan mengejutkan, Denmark sukses keluar sebagai juara.

Denmark merupakan seorang pemenang The Football di 1906 Intercalated Games dan peraih medali perak di Olimpiade 1908 dan 1912. Tetapi, sebagai amatir yang melarang pemain internasional mereka untuk jadi profesional di klub asing, Denmark tak lolos ke Piala Dunia hingga tahun 1986, walaupun mereka menangkan medali perak Olimpiade lainnya pada tahun 1960.

Sedari tahun 1983, tim itu terus-menerus bermain menjadi tim yang solid, dengan hasil oke di Kejuaraan Eropa 1992 di Swedia sebagai hasil oke paling menonjol, tundukkan juara bertahan Belanda di babak semifinal dan Jerman di babak final. Mereka pun sukses menangkan Piala Konfederasi FIFA 1995, tundukkan Argentina di babak final. Hasil paling oke FIFA World Cup mereka dicapai pada tahun 1998, di mana mereka tunduk dengan skor tipis 3-2 di babak perempat final berhadapan dengan Brasil.

Daftar Skuad Denmark di Piala Dunia 2018

Berikut ini adalah daftar nama pemain Timnas Denmark di Piala Dunia 2018, lengkap dengan para pemain bintangnya yang dipanggil oleh pelatih Age Hareide. Tim andalan senior sepakbola Denmark yang bakal melangsungkan pertandingan di Piala Dunia 2018, yang mana mereka miliki ambisi lolos dari tahap grup, dan menjadi kuda hitam di turnamen ini.

Andalkan pemain bintang seperti Kasper Schmeichel dibawah gawang, Andreas Christensen di garis belakang, Christian Eriksen sebagai jendral lapangan tengah, dan juga pada ledakan pemain penyerang mudanya Kasper Dolberg, Denmark diprediksi akan ciptakan banyak hal yang mengejutkan di ajang Piala Dunia 2018 ini.

Piala Dunia Russia 2018 ini, merupakan Piala Dunia yang kelima untuk timnas Denmark. Pada 4 piala dunia sebelumnya, prestasi yang paling oke ialah sampai dengan babak perempatfinal yaitu pada tahun 1998. Paling tidak mengulang lagi hal itu, Denmark miliki cukup modal untuk lakukannya, paling tidak di tahap grup, mereka miliki lawan yang cukup seimbang. Di Grup C, tidak hanya melawan timnas Prancis, Denmark bakal berhadapan juga dengan Peru dan Australia.

Daftar Pemain (Skuad) Timnas Denmark Piala Dunia 2018

Penjaga Gawang

Kasper Schmeichel (Leicester City)
Jonas Lössl (Huddersfield Town)
Frederik Rønnow (Brøndby)

Bek

Jannik Vestergaard (Borussia Mönchengladbach)
Simon Kjær (Sevilla)
Peter Ankersen (Copenhagen)
Andreas Christensen (Chelsea)
Andreas Bjelland (Brentford)
Mathias Jørgensen (Huddersfield Town)
Jonas Knudsen (Ipswich Town)
Jens Stryger Larsen (Udinese)
Henrik Dalsgaard (Brentford)
Riza Durmisi (Real Betis)
Frederik Sørensen (FC Köln)

Gelandang

Mike Jensen (Rosenborg)
William Kvist (Copenhagen)
Thomas Delaney (Werder Bremen)
Christian Eriksen (Tottenham Hotspur)
Lukas Lerager (Bordeaux)
Lasse Schöne (Ajax)
Pione Sisto (Celta Vigo)
Daniel Wass (Celta Vigo)
Andrew Hjulsager (Granada)

Striker

Nicolai Jørgensen (Feyenoord)
Nicklas Bendtner (Rosenborg)
Martin Braithwaite (Bordeaux)
Yussuf Poulsen (RB Leipzig)
Andreas Cornelius (Atalanta)
Viktor Fischer (Copenhagen)
Kasper Dolberg (Ajax)
Lasse Vibe (Changchun Yatai)

Kelayakan Denmark Tampil di Piala Dunia 2018

Tim nasional Denmark wakil terakhir zona Eropa ke ajang Piala Dunia 2018 usai tundukkan Republik Irlandia dengan skor 5-1 pada pertemuan kedua babak play off.

Awalnya Denmark diragukan sebab di markas sendiri mereka tampil seri tanpa cetak angka. Namun The Danish Dynamite meledak dengan kencang pada hari Rabu (15/11/2017) dini hari WIB di markas Irlandia, Aviva Stadium, Dublin.

5 cetak angka Denmark dilesakkan oleh Andreas Christensen (menit 29), Christian Eriksen (32, 63, 74), dan juga Nicklas Bendtner (90′-penalti).

Semua catatan pasukan Age Hareide lahir malah usai mereka tertinggal karena cetak angka cepat Shane Duffy untuk tim tuan rumah (6′).

“Sangat luar biasa, khususnya saat kami bangkit dari ketertinggalan. Kami tidak stres, berusaha tampil, ciptakan kesempatan, dan meraih cetak angka,” ujar Hareide.

Denmark berhasil lolos dengan agregat 5-1 usai tampil seri tanpa cetak angka 0-0 di Copenhagen pada pertemuan pertama.

Lihat Juga : Profil Timnas Denmark Piala Dunia 2018

“Rasa yakin merupakan hal yang amat krusial dalam sepak bola. Anak-anak bersatu dan berikan penampilan yang luar biasa di tiap pertandingan,” imbuh Hareide.

Tidak hanya perlihatkan comeback yang seru di Dublin, Denmark pantas meraih tempat di Piala Dunia lewat performa menawan yang mereka perlihatkan belum lama ini.

Christian Eriksen dan para rekannya tidak pernah kalah sedari ditundukkan Montenegro dengan skor 0-1 pada Kualifikasi Piala Dunia 2018 (11/10/2016). Artinya, telah 1 tahun lebih sudah Tim Dinamit tidak dikalahkan lawan.

Sedari kalahnya melawan Montenegro tersebut, Denmark melangsungkan 11 partai dengan 6 pertandingan di antaranya raih hasil oke.

Profil Timnas Denmark Piala Dunia 2018

Ajang Piala Dunia 2018 ini merupakan ajang Piala Dunia yang ke 5 bagi timnas Denmark. Di 4 kali sebelumnya (pada tahun 1986, 1998, 2002, 2010), prestasi paling oke mereka ialah sampai pada babak perempat final yaitu pada tahun 1998.

Denmark tidak ikut ambil bagian di Piala Dunia yang berlangsung di Brasil 4 tahun lalu. Namun, mereka pada akhirnya dapat lolos ke ajang Piala Dunia 2018 lewat babak Play-off zona UEFA usai tundukkan Republik Irlandia.

Prestasi paling oke yang diraih Denmark pada kompetisi internasional ialah ketika mereka menjadi juara di Piala Eropa 1992. Waktu itu mereka sesungguhnya tak berhasil lolos, tetapi mereka pada akhirnya ikuti turnamen usai gantikan Yugoslavia yang dilarang bertanding karena sanksi internasional. Secara mengejutkan, Denmark juga sukses keluar sebagai juara.

Christian Eriksen Denmark piala dunia 2018

Pemain Bintang: Christian Eriksen

Christian Eriksen adalah pahlawan Denmark sepanjang mereka ikuti laga kualifikasi zona Eropa. Gelandang Tottenham itu dapat ciptakan 11 angka, termasuk hattrick ke gawang Republik Irlandia pada babak play-off.

Performa Eriksen itu pastikan tim Dinamit berangkat ke Rusia. Eriksen telah menjadi langganan tim nasional sedari masih muda dan akan jadi pilihan utama timnya di Piala Dunia 2018

Kebolehan Christian Eriksen terbilang sempurna, yang bikin dirinya menjadi pemicu permainan Denmark. Tidak bisa dielak, pengalaman tampil di Premier League, berikan modal yang berharga untuk bekas Ajax Amsterdam itu.

Paling tidak, Christian Eriksen telah memperlihatkan kalau mereka merupakan tipikal pemain gelandang modern. Selain daya jelajahnya yang tinggi dan kreatif, dia lengkapi permainannya dengan kebolehan membobol gawang lawan.

Sebuah ciri khas Christian Eriksen di 2 tahun terakhir ialah kemampuan yang ia miliki ketika mengeksekusi sepakan bebas dan atau sepakan jarak jauh. Tidak hanya itu, Christian Eriksen pun dapat menjadi pelayan yang memanjakan untuk para penyerang, dan itu telah nampak saat bermain bersama Tim nasional Denmark dan Tottenham Hotspur.

Age Hareide Denmark piala dunia 2018

Pelatih: Age Hareide

Hareide gantikan posisi pelatih paling lama Denmark, Morten Olsen, pada tahun 2015 usai negara Skandinavia itu tidak berhasil lolos ke Euro 2016. Bekas pemain dan pelatih Norwegia itu miliki pengalaman menjadi pelatih selama 10 tahun dan membantu Denmark lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia usai raih hasil oke pada babak play-off melawan Republik Irlandia.

Walau masih belum miliki pengalaman hebat di sebuah turnamen terbesar, kebolehan Age Hareide terletak di bagian kelihaiannya mencampur kekuatan. Paling tidak, para pemain Denmark dapat berikan permainan optimal, dengan kolektivitas tinggi di lapangan.

Keadaan tersebut juga yang bikin Denmark bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2018. Andai Age Hareide tidak berhasil lakukan antisipasi mental para pemain, mungkin saja mereka tidak berhasil ke Rusia.

Sekarang ini, Age Hareide perlu perlihatkan bahwa ia bisa berselisih dengan sederet pelatih terkenal. Racikan yang memiliki pola dasar konsisten dan solid, pantas raih potensi dari para lawan Denmark pada tahap grup.

Prediksi Skuat

Penjaga gawang: Kasper Schmeichel, Jonas Lossl, Frederik Ronnow

Bek: Jannik Vestergaard, Simon Kjær, Peter Ankersen, Andreas Christensen, Andreas Bjelland, Mathias Jørgensen, Jonas Knudsen,Jens Stryger Larsen, Henrik Dalsgaard, Riza Durmisi, Frederik Sorensen

Tengah: Mike Jensen, William Kvist, Thomas Delaney, Christian Eriksen, Lukas Lerager, Lasse Schöne, Pione Sisto, Daniel Wass, Andrew Hjulsager

Penyerang: Nicolai Jørgensen, Nicklas Bendtner, Martin Braithwaite, Yussuf Poulsen, Andreas Cornelius, Viktor Fischer, Kasper Dolberg, Lasse Vibe

Timnas Maroko Berjaya Kembali Setelah Absen 20 Tahun

Timnas Maroko kembali menjadi peserta Piala Dunia 2018 di Rusia nanti setelah sempat tak bergaung selama 20 tahun belakang ini. Menjadi juara di klasemen Grup C kualifikasi III zona Afrika, mereka berhasil masuk ke Piala Dunia untuk kelima kalinya.

Pelatih timnas Maroko, yakni Herve Renard diminta untuk memoles para pemainnya lebih lagi setelah sukses meloloskan Singa Atlas ke Piala Dunia 2018. Pasalnya, pelatih dari Perancis itu pernah menguatkan dua tim sebagai juara Piala Afrika, mereka adalah timnas Zambia (2012) dan timnas Pantai Gading (2015).

Berikut skuad timnas Maroko di Piala Dunia 2018 mendatang.

Kiper: Munir Mohamedi (Numancia), Yassine Bounou (Girona), Yassine El Kharroubi (Wydad Casablanca)

Bek: Nabil Dirar (Fenerbahce SK), Achraf Hakimi (Real Madrid), Manuel da Costa (Istanvul Basaksehir F.K), Medhi Benatia (Juventus), Romain Saiss (Wolverhampton Wanderers), Jawad El Yamiq (Raja Casablanca), Sofiane Alakouch (Nimes Olympique), Amine Khammas (K.R.C. Genk)

Gelandang: Mbark Boussoufa (Al Jazira), Karim El Ahmadi (Feyenoord), Younes Belhanda (Galatasaray), Nordin Amrabat (watford), Mendi Carcela-Gonzalez (Olympiacos), Faycal Fajr (Getafe), Hakim Ziyech (ajax), Youssef Ait Bennasser (Caen), Oussama Tannane (AS Saint-Etienne), Mohamed Ounajem (Wydad Casablanca)

Penyerang: Aziz Bouhaddouz (FC St. Pauli), Khalid Boutaib (Yeni Malatyaspor), Walid Azaro (Al Ahly), Mimoun Mahi (Groningen), Rachid Alioui (Nimes Olympique)

Jadwal Pertandingan

Timnas Maroko-Timnas Iran (15 Juni, St. Petersburg) – 22.00 WIB
Timnas Portugal-Timnas Maroko (20 Juni, Moskwa Luzhniki) – 19.00 WIB
Timnas Spanyol-Timnas Maroko (26 Juni, Kaliningrad) – 01.00 WIB

Rekor Penampilan di Piala Dunia

1930-1958 – Tidak ikut serta
1962 – Tidak lolos 1966 – Mengundurkan diri
1970 – Babak pertama
1974-1982 – Tidak lolos
1986 – Babak kedua
1990 – Tidak lolos
1994 – Babak pertama
1998 – Babak pertama
2002-2014 – Tidak lolos
2018 – Lolos kualifikasi

Sofiane Boufal Dicoret Dari Skuad Timnas Maroko di Piala Dunia 2018

Masalah yang dihadapi Sofiane Boufal di Southampton menjadikan dirinya harus dicoret dari skuad timnas Maroko untuk Piala Dunia 2018. Pelatih timnas, yakni Herve Renard resmi mengeluarkannya dan kemudian memilih Mehdi Carcela dalam susunan pemain final yang berjumlah 23 pemain.

Pemain berumur 24 tahun tersebut dicoret dari tim Southampton setelah berselisih dengan pelatihnya, Mark Hughes. Dia menepi dari lima laga selama musim Liga Inggris ini. Masalah ini berawal dari saat dia menolak melakukan pemanasan saat berada di bangku cadangan untuk laga kontra Chelsea, yang kemudian keduanya saling berselisih di ruang ganti.

Skuad timnas Maroko kemudian dirilis di akun resmi federasi mereka. Akan tetapi, Renard sebelumnya sudah tak memasukkan beberapa pemain dengan masalah kedisiplinan. Ia kemudian memasukkan Mehdi Carcela, pemain berumur 28 tahun.

Carcela sendiri sudah dua kali bermain untuk Belgia dalam laga persahabatan sebelum pindah ke timnas Maroko. Ia tampil delapan menit di babak kualifikasi Piala Dunia dan tak memperkuat skuad sejak bulan September, tapi dia sebelumnya memiliki posisi penting di Standard Liege pada Liga Belgia.

Timnas Maroko sendiri tergabung dalam Grup B Piala Dunia 2018 dan akan melawan timnas Iran, timnas Portugal, dan timnas Spanyol.

Tim Maroko untuk Piala Dunia 2018 :

Kiper: Yassine Bounou (Girona), Mounir El Kajoui (Numancia), Ahmad Reda Tagnaouti (Ittihad Tanger).

Bek: Badr Banoun (Raja Casablanca), Mehdi Benatia (Juventus), Manuel da Costa (Basaksehir), Nabil Dirar (Fenerbahce), Achraf Hakimi (Real Madrid), Hamza Mendyl (Lille), Romain Saiss (Wolverhampton Wanderers).

Gelandang: Youssef Ait-Bennasser (Caen), Sofyan Amrabat (Feyenoord Rotterdam), Nordin Amrabat (Leganes), Younes Belhanda (Galatasaray), Mbark Boussoufa (Al Jazeera), Karim El Ahmadi (Feyenoord Rotterdam), Faycal Fajr (Getafe), Amine Harit (Schalke 04), Hakim Ziyech (Ajax Amsterdam).

Penyerang: Aziz Bouhaddouz (St Pauli), Khalid Boutaib (Malatyaspor), Mehdi Carcela (Standard Liege), Ayoub El Kaabi (Renaissance Berkane).

Kelelahan, Fabio Coentrao Rela Tak Perkuat Timnas Portugal di Piala Dunia 2018

Fabio Coentrao mengungkapkan kalau kondisinya tidak bugar saat ini sehingga tidak dapat bermain di Piala Dunia 2018. Pemain belakang Real Madrid tersebut meminta tidak masuk sebagai salah satu pemain di Skuad timnas Portugal.

Pemain berumur 30 tahun tersebut selama musim ini tampil penuh dengan Sporting Cp sebaga pemain pinjaman dari Real Madrid. Sebelumnya, Fabio Coentrao selalu tampil di Portugal pada Piala Dunia tahun 2010 hingga tahun 2014.

Pada perhelatan Piala Eropa 2016, Coentrao tidak bermain dengan Portugal setelah mengalami cedera berat. Saat ini, dia kembali absen dalam pesta sepakbola besar ini.

“pada minggu yang lalu, setelah mempertimbangkan semuanya, saya sudah mengatakan pada timnas bahwa setelah selama musim ini begitu melelahkan, saya merasa jika diriku tak dapat tampil dalam keadaan yang baik di Selecao pada Piala Dunia,” ucap Coentrao.

Lebih lanjut, dia mengatakan tidak akan menolak panggilan dari negaranya, dan berharap dapat mewakili timnas lebih sering lagi.

Sementara itu, dia tak lupa memberikan dukungan pada negaranya yang akan bersiap berlaga di Piala Dunia 2018 sebulan lagi. Dirinya mengaku akan menyaksikan laga mereka sambil menjalani perawatan untuk kesehatannya.

Fabio Coentrao sendiri merupakan starter di 25 laga untuk klubnya saat ini, Sporting Cp yang finis di posisi ketiga di Liga Portugal. Di sisi lain, pihak timnas sudah merilis skuad timnas Portugal sementara yang akan pergi ke Rusia, dan akan dipilih kembali menjadi tim inti pada hari Kamis (17/5) mendatang.

Empat Alasan Timnas Portugal jadi Calon Juara Piala Dunia 2018

Sebentar lagi Piala Dunia 2018 akan dihelat di Rusia. Seluruh timnas sudah membenahi diri dan memperkuat skuat demi misi kemenangan di pesta sepakbola dunia ini. Akan tetapi, semua negara mempunyai kesempatan yang sama dalam meraih gelar juara tentunya. Salah satunya, Timnas Portugal.

Berikut empat alasan Selecao das Quinas layak menjadi tim unggulan Piala Dunia 2018.

  1. Kemenangan Euro 2016

Timnas Portugal merupakan juara di Euro 2016. Berselang dua tahun kemenangan mereka, pastinya para pemain Portugal masih menikmati momentum tersebut dan akan melakukan yang terbaik untuk merasakannya kembali.

Portugal memang masuk tim unggulan di Piala dunia 2018, namun akan kalah jika disandingkan dengan timnas Brasil, timas Jerman, hingga timnas Prancis. Akan tetapi, saat Euro mereka juga dipandang sebelah mata dan hasilnya, timnas ini mengejutkan semua orang.

  1. Filosofi Bermain Fernando Santos

“Menyerang menjadikan Anda menang dalam laga dan bertahan menjadikan Anda sukses.” Itu adalah ucapan legenda dari Skotlandia, Sir Alex Ferguson. Filosofi bermain yang kini dimainkan pelatih Portugal, Fernando Santos.

Mantan pelatih Porto dan Timnas Yunani itu selalu tampil pragmatis. Dengan cara itu, Santos membuat timnasnya sukses di Euro 2016. Dengan pertahanan yang baik, dalam menyerang timnasnya dapat meraih kesuksesan di Rusia.

  1. Skuat Berpengalaman

Skuad timnas Portugal kini terbilang ideal. Mereka terdiri dari pemain senior dan muda, yakni Bruno Alves, Rolando, Jose Fonte, Joao Moutinho, Ricardo Quaresma, hingga Cristiano Ronaldo. Bahkan, beberapa pemain senior menjadikan tahun ini sebagai tahun terakhir sebelum pensiun, hal itu dapat menambah motivasi untuk tim tampil buas nantinya.

  1. Cristiano Ronaldo

Salah satu alasan timnas Portugal sebagai tim unggulan Piala Dunia 2018 adalah adanya Cristiano Ronaldo. Itu sebabnya penggemar Portugal menanti ketangguhan pemain Real Madrid tersebut tampil di Rusia. Saat ini, Ronaldo merupakan pencetak gol tebanyak sepanjang masa dengan catatan 81 gol.

Portugal sendiri masuk ke Grup B dan akan melawan timnas Maroko, timnas Spanyol, timnas Iran

Jadwal Pertandingan

Maroko VS Iran (15 Juni, St. Petersburg) – 22.00 WIB
Portugal VS Maroko (20 Juni, Moskwa Luzhniki) – 19.00 WIB
Spanyol VS Maroko (26 Juni, Kaliningrad) – 01.00 WIB

Profil Lengkap Juanfran

Profil Lengkap Pemain Sepak Bola Juanfran

Saat ini, sang pemain memang dikenal sebagai salah satu penggawa andalan Atletico Madrid, namun fakta yang harus diketahui adalah, Juanfran sebelumnya bermain bagi rival sekota los Rojiblancos yang tidak lain adalah Real madrid. Dia sempat bermain bagi espanyol dan Osasuna sebelum akhirnya merapat ke Vicente Calderon.

Juan Francisco Torres Belen, atau yang lebih dikenal dengan nama Juanfran, merupakan seorang atlet sepakbola professional asal Spanyol yang bermain sebagai bek kanan bagi klub sepakbola Spanyol, Atletico Madrid dan bagi tim nasional Spanyol di level Internasional. Bek berusia 31 tahun ini telah mejadi bagian penting dari Atletico Madrid sejak didatangkan dari Osasuna pada tahun 2011 silam, dia juga berperan penting atas sukses Atletico meraih trofi La Liga di tahun 2014 lalu. Adapun, berikut profil lengkap dan perjalanan karir juanfran.

Nama Lengkap : Juan Francisco Torres Belen
Nama Akrab : Juanfran
Tanggal Lahir : 9 Januari 1985
Tempat Lahir : Crevillent, Spanyol
Tinggi Badan : 1,80 m
Nomor Punggung : 20
Posisi Bermain : Bek Kanan
Tim Nasional : Spanyol
Klub Saat ini : Atletico Madrid

Perjalanan Karir Juanfran

Juanfran, 31 tahun, lahir di kota Crevillent, Spanyol pada tanggal 9 Januari 1985 silam. Juanfran memulai karirnya di dunia sepakbola bersama dengan tim akademi Kelme, kemudian bergabung dengan tim Akademi Real Madrid. Dia bahkan sempat membela tim Castilla Los Blancos selama dua tahun dan membela tim Utama Real Madrid selama tidak kurang dari dua tahun.

Setelah dilepas ke Espanyol sebagai pinjaman, sang pemain kemudian resmi dijual ke Osasuna pada tahun 2006. Saat itu, Juanfran bertahan lama bersama Osasuna, dan setelah mencatatkan lebih dari 150 caps, barulah yang bersangkutan merapat ke Atletico Madrid di tahun 2011.

Sejauh ini bersama Atletico Madrid, sang pemain telah mengoleksi 251 caps dan mencetak empat gol diantaranya. Lihat selengkapnya tentang berita bola hanya di http://www.soloruns.com/

Profil Lengkap Juan Cuadrado

Profil Lengkap Pemain Sepak Bola Juan Cuadrado

Setelah sempat diisukan akan kembali dari masa pinjamannya di Juventus, winger Internasional Kolombia ini justru kembali lagi dipinjamkan ke Turin, dimana kali ini raksasa Serie A Italia tersebut memiliki opsi untuk menebus klausul pelepasan Cuadrado pada akhir musim nanti dan menjadikannya sebagai pemain tetap.

Juan Guillermo Cuadrado Bello, atau yang lebih dikenal dengan nama Juan Cuadrado, merupakan seorang atlet sepakbola Professional asal Kolombia yang bermain sebagai winger bagi Klub Sepakbola Italia, Juventus dan bagi Tim Nasional Kolombia di level professional. Pada awalnya, Cuadrado adalah salah satu pemain andalan Fiorentina, dia kemudian direkrut Chelsea. Tapi sayangnya, sang pemain tak mampu beradaptasi dengan baik di Liga primer sampai akhirnya dipinjamkan ke Juventus. Adapun, berikut profil lengkap dan perjalanan karir Juan Cuadrado.

Nama Lengkap : Juan Guillermo Cuadrado Bello
Nama Akrab : Juan Cuadrado
Tanggal Lahir : 26 Mei 1988
Tempat Lahir : Necocli, Kolombia
Tinggi Badan : 1,78m
Posisi Bermain : Winger
Nomor Punggung : 7
Tim Nasional : Kolombia
Klub Saat ini : Juventus

Perjalanan Karir Juan Cuadrado

Juan Cuadrado, 28 tahun, lahir di kota Necocli, Kolombia, pada tanggal 26 Mei 1988 silam. Dia kemudian tergabung dalam tim akademi Atletico Uraba dan Independiente medellin sebelum akhirnya debut di level professionalnya tiba pada tahun 2008 bersama dengan tim utama Independiente Medellin.

Setelah semusim membela klub tersebut, Cuadrado hijrah ke Eropa dengan membela Udinese. Dia sempat dipinjamkan ke Lecce selama satu musim sebelum akhirnya resmi dilepas Ke Fiorentina pada tahun 2012.

Bersama Fiorentina, performa Cuadrado kian meningkat dari musim ke musim, tak heran jika pada musim panas 2015, dia direkrut Chelsea, sayangnya performanya saat itu kurang bagus di ajang liga primer, hingga akhirnya, Cuadrado dipinjamkan ke Juventus sampai saat ini. Bianconneri sendiri punya peluang untuk menebusnya secara permanen pada musim panas mendatang. Cek juga profil lainnya dan berita terbaru lainnya di http://www.minivicios.com/, website pusat berita bola.