Klopp Bantah Rumor Perekrutan Mbappe Ke Liverpool

Liga Inggris – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mencoba meluruskan rumor terkait ketertarikan timnya terhadap Kylian Mbappe. Klopp menilai saat ini transfer striker Paris Saint-Germain itu ke Anfield nyaris mustahil untuk dilakukan.

Tiga musim terakhir, karir Mbappe tengah melejit dengan pesat. Sang striker dinilai sebagai salah satu penyerang muda terbaik dunia saat ini, di mana dia membuktikan ketajamannya di Paris Saint-Germain dan Tim nasional Prancis.

Penampilan apik yang ditunjukkan oleh pria berusia 20 tahun tersebut menarik perhatian banyak klub top Eropa. Beberapa minggu terakhir, Liverpool diklaim tertarik merekrut mantan pemain AS Monaco tersebut.

Klopp tidak membantah bahwa Mbappe merupakan sosok pemain berkualitas tinggi utnuk timnya. “Ok, dari sudut pandang sepakbola, tidak ada alasan bagi kami untuk menolak kesempatan mendatangkan Kylian Mbappe karena dia pemain yang sangat luar biasa,” ujar Juergen Klopp.

Klopp sendiri menilai bahwa akan sangat sulit untuk mendatangkan Mbappe ke Liverpool di bursa transfer musim panas ke depan. Mantan manajer Borussia Dortmund ini meyakini bahwa Paris Saint-Germain tidak akan dengan mudah melepaskan salah satu talenta muda berbakat mereka ke klub lain.

“Kami dirumorkan akan merekrut Kylian Mbappe dan kami tidak bisa melakukan transfer itu. Jujur saja untuk bisa mendatangkan pemain di level seperti dirinya akan sangat sulit bagi kami.”

Ketika didesak lebih lanjut, Klopp akhirnya mengungkapkan alasan mengapa Liverpool dia anggap tidak sanggup mendatangkan Mbappe. Sang striker dikabarkan memiliki nilai jual sekitar 300 juta Euro, dan dia merasa The Reds tidak akan mau mengeluarkan uang sebesar itu hanya itu membeli satu pemain.

“Tidak, kami tidak akan membelinya dan maaf jika saya ‘mematikan’ rumor transfer ini. Saya rasa tidak ada klub di dunia ini yang mau keluar uang sebanyak itu untuk membawa Kylian Mbappe pergi dari Paris Saint-Germain.” Jurgen Klopp menandaskan.

Zidane : Mbappe Sebenarnya Ingin Bermain Untuk Real Madrid

Liga SpanyolReal Madrid sudah sering diberitakan tertarik untuk memboyong Kylian Mbappe ke Santiago Bernabeu di masa depan. Sang pelatih, Zinedine Zidane, bahkan yakin pemain muda tersebut akan langsung berkata iya jika klubnya mengajukan penawaran.

Mbappe terlihat masih nyaman bermain untuk Paris Saint-Germain pada musim ini, dan terlihat jelas dalam 10 pertandingan yang sudah dia jalani di semua ajang kompetitif. Pemain berumur 20 tahun tersebut telah menciptakan sembilan gol dan empat assist sejauh ini.

Walaupun begitu, dia tidak menutup peluang untuk hengkang ke klub lain suatu hari nanti. Sebelum penutupan musim lalu, mantan pemain AS Monaco ini pernah berujar bahwa dirinya membuka diri terhadap ‘proyek baru’ yang mampir ke hadapannya.

Mantan presiden AS Monaco, Vadim Vasilyev, pernah menyatakan tidak sepakat jika peraih medali juara Piala Dunia 2018 itu menyeberang ke Santiago Bernabeu dalam waktu dekat. Ia merasa bahwa kepindahan tersebut masih terlalju dini.

Zidane sendiri tidak ingin terburu-buru untuk memboyong Mbappe ke Santiago Bernabeu. Menurut pria berkebangsaan Prancis ini, keputusan sang penyerang pindah ke Real Madrid atau tidak berada di tangannya sepenuhnya.

“Saya tak tahu, dia yang bisa memutuskan. Tapi Saya tahu dia selalu berkata jika dirinya bercita-cita bermain untuk Real Madrid” ujar Zidane dalam sebuah konferensi pers saat ditanya soal Mbappe, seperti yang dikutip dari Portal Berita Terupdate.

Sebagai informasi, Real Madrid dan Paris Saint-Germain berada dalam satu grup di ajang Liga Champions pada musim ini. Walaupun sedang tertinggal jauh, namun Los Merengues masih punya kesempatan untuk menyalip Les Parisiens yang sedang menempati puncak dengan perbedaan lima angka.

Skenarionya bisa berubah jika El Real gagal meraih tiga poin saat bertemu Galatasaray pekan ini, dan Paris Saint-Germain menang atas Club Brugge. Namun Zidane tidak mau ambil pusing soal itu dan lebih memilih untuk mempersiapkan timnya dengan baik.

Situasi Gareth Bale Di Real Madrid Makin Rumit?

Liga Spanyol – Hari demi hari, Gareth Bale nampak seperti semakin terbuang dari skuad Real Madrid. Telinga supporter Los Galacticos mulai terbiasa tidak mendengar nama Bale digaungkan dalam pertandingan.

Saat ini Bale kembali berkutat dengan cedera, kali ini dia peroleh ketika memperkuat tim nasional Wales dalam jeda internasional beberapa waktu lalu. Akibatnya, Bale tidak bisa terlibat penuh dalam sesi latihan dan pertandingan.

Dia harus menjalani jadwal yang terpisah dari rekan-rekannya. Juga, Bale sekarang sedang berada di London karena keperluan prinadi. Dia meninggalkan skuad. Perkembangan nasib Bale ini bisa jadi mengantarkannya ke pintu keluar Santiago Bernabeu.

Mengutip portal info bola terkini, absennya Bale dari sesi latihan di Valdebebas berarti dia mungkin tidak akan bermain pada pertandingan Madrid berikutnya. Los Blancos bakal menjamu Leganes pada pertandingan lanjutan La Liga, Kamis (31 Oktober 2019) dini hari WIB.

Karier Bale bersama Real Madrid memang tidak seindah yang dia harapkan. Cedera yang dialami berulang kali memaksa mundur perkembangan Bale. Dia sulit menemukan ritme yang pas seperti saat masih di Tottenham Hotpsur dulu.

Kabarnya, pihak klub masih mempertimbangkan Bale sebagai salah satu pemain paling penting dalam skuad Zinedine Zidane. Namun, situasi ini bisa berubah dengan cepat. Jika masalah Bale terus memburuk, transfer bisa jadi solusi terbaik.

Cedera Bale yang baru ini pun terlihat semakin rumit dan membingungkan. Pria berusia 30 tahun ini meminta pihak klub untuk merahasiakan soal cederanya dari publik. Bale ingin situasinya tetap misterius.

Itulah alasan hubungan Bale dengan rekan-rekan setimnya dan sang pelatih semakin tidak harmonis . Fakta bahwa Zidane membiarkan Bale duduk di bangku cadangan ketika menjamu Club Brugge di Liga Champions lalu pun memperkeruh situasi.

Giggs: Ronaldo Terbaik, Messi Jenius

Manajer tim nasional Wales, Ryan Giggs, tidak membantah fakta bahwa Cristiano Ronaldo merupakan pemain terbaik di dunia. Namun, Ryan Giggs juga tidak menutup mata akan kejeniusan Lionel Messi dalam sepak bola.

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi memang sangat dominan. Mereka berdua merajai perolehan gelar pemain terbaik, dalam beberapa versi. Catatan rekor dan gelar juara juga terus dibukukan oleh Messi dan Ronaldo.

Paling baru, Ronaldo dan Messi akan bersaing untuk memenangkan gelar Ballon d’Or 2019. Ronaldo yang meraih berhasil di Juventus dan Portugal punya peluang besar, bersama Messi yang sebelumnya berhasil menyabet gelar pemain terbaik FIFA 2019.

Sudah banyak para tokoh-tokoh sepak bola kenamaan yang memberi pendapat mengenai siapa lebih baik antara Messi dan Ronaldo. Kali ini, giliran Ryan Giggs ikut mengeluarkan penilainnya.

Ryan Giggs kagun dengan dua pemain terbaik dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Ryan Giggs pernah bermain dengan Ronaldo, dia sudah sangat mengerti seperti apa kehebatan pemain yang kini berusia 34 tahun tersebut. Ronaldo adalah salah satu yang terbaik.

“Saya ingin mengatakan Cristiano Ronaldo karena tentu saja, saya pernah satu tim dengannya dan melihat evolusinya, tetapi Leo Messi adalah seorang yang jenius – tidak ada perbandingan soal mereka berdua,” ucap Ryan Giggs dikutip harian info bola terbaru.

“Menentukan siapa yang lebih baik antara Cristiano Ronaldo ataupun Lionel Messi sangat sulit. Lionel Messi adalah pemain yang hanya akan kamu lihat satu kali seumur hidup,” sambung Ryan Giggs.

Ryan Giggs pernah menjadi rekan satu tim Ronaldo di Manchester United. Ryan Giggs pernah menjadi ‘guru’ yang membimbing Ronaldo. Sementara ketika masih aktif berkarier sebagai pemain, Ryan Giggs juga pernah beberapa kali menjadi rival Messi.

Usaha Keras Timnas Denmark ke Piala Dunia 2018

Siapa yang tidak tahu soal tim nasional yang satu ini, yang menjadi sebuah kelahiran kiper legendaris yaitu Peter Schmeichel.  Tim nasional Denmark pada akhirnya melanjutkan langkahnya ke ajang Piala Dunia 2018 lewat babak Play-off zona UEFA. Kesuksesan yang mereka raih adalah sebuah keberhasilan tim nasional yang memang telah berusaha dengan keras sampai akhirnya bisa mencapai kompetisi sepakbola terbesar di dunia.

Para tim yang tergabung dalam grup E pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona UEFA diantaranya Polandia, Montenegro, Denmark, Rumania, Armenia dan Kazakhstan. Juara grup akan terdaftar dalam 32 tim yang terus melanjutkan ke ajang Piala Dunia 2018, sementara runner-up grup perlu ikuti play-off ronde kedua untuk lolos ke putaran Final Piala Dunia 2018.

Performa paling oke dari timnas Denmark dalam kompetisi internasional ialah ketika mereka menjadi juara di ajang Piala Eropa 1992. Pada waktu itu mereka sesungguhnya tak lolos, tetapi karena sanksi internasional membuat tim nasional sepak bola Yugoslavia dilarang bertanding, mereka digantikan oleh timnas Denmark yang ada dalam posisi kedua di bawah Yugoslavia dalam babak kualifikasi. Dengan mengejutkan, Denmark sukses keluar sebagai juara.

Denmark merupakan seorang pemenang The Football di 1906 Intercalated Games dan peraih medali perak di Olimpiade 1908 dan 1912. Tetapi, sebagai amatir yang melarang pemain internasional mereka untuk jadi profesional di klub asing, Denmark tak lolos ke Piala Dunia hingga tahun 1986, walaupun mereka menangkan medali perak Olimpiade lainnya pada tahun 1960.

Sedari tahun 1983, tim itu terus-menerus bermain menjadi tim yang solid, dengan hasil oke di Kejuaraan Eropa 1992 di Swedia sebagai hasil oke paling menonjol, tundukkan juara bertahan Belanda di babak semifinal dan Jerman di babak final. Mereka pun sukses menangkan Piala Konfederasi FIFA 1995, tundukkan Argentina di babak final. Hasil paling oke FIFA World Cup mereka dicapai pada tahun 1998, di mana mereka tunduk dengan skor tipis 3-2 di babak perempat final berhadapan dengan Brasil.

Daftar Skuad Denmark di Piala Dunia 2018

Berikut ini adalah daftar nama pemain Timnas Denmark di Piala Dunia 2018, lengkap dengan para pemain bintangnya yang dipanggil oleh pelatih Age Hareide. Tim andalan senior sepakbola Denmark yang bakal melangsungkan pertandingan di Piala Dunia 2018, yang mana mereka miliki ambisi lolos dari tahap grup, dan menjadi kuda hitam di turnamen ini.

Andalkan pemain bintang seperti Kasper Schmeichel dibawah gawang, Andreas Christensen di garis belakang, Christian Eriksen sebagai jendral lapangan tengah, dan juga pada ledakan pemain penyerang mudanya Kasper Dolberg, Denmark diprediksi akan ciptakan banyak hal yang mengejutkan di ajang Piala Dunia 2018 ini.

Piala Dunia Russia 2018 ini, merupakan Piala Dunia yang kelima untuk timnas Denmark. Pada 4 piala dunia sebelumnya, prestasi yang paling oke ialah sampai dengan babak perempatfinal yaitu pada tahun 1998. Paling tidak mengulang lagi hal itu, Denmark miliki cukup modal untuk lakukannya, paling tidak di tahap grup, mereka miliki lawan yang cukup seimbang. Di Grup C, tidak hanya melawan timnas Prancis, Denmark bakal berhadapan juga dengan Peru dan Australia.

Daftar Pemain (Skuad) Timnas Denmark Piala Dunia 2018

Penjaga Gawang

Kasper Schmeichel (Leicester City)
Jonas Lössl (Huddersfield Town)
Frederik Rønnow (Brøndby)

Bek

Jannik Vestergaard (Borussia Mönchengladbach)
Simon Kjær (Sevilla)
Peter Ankersen (Copenhagen)
Andreas Christensen (Chelsea)
Andreas Bjelland (Brentford)
Mathias Jørgensen (Huddersfield Town)
Jonas Knudsen (Ipswich Town)
Jens Stryger Larsen (Udinese)
Henrik Dalsgaard (Brentford)
Riza Durmisi (Real Betis)
Frederik Sørensen (FC Köln)

Gelandang

Mike Jensen (Rosenborg)
William Kvist (Copenhagen)
Thomas Delaney (Werder Bremen)
Christian Eriksen (Tottenham Hotspur)
Lukas Lerager (Bordeaux)
Lasse Schöne (Ajax)
Pione Sisto (Celta Vigo)
Daniel Wass (Celta Vigo)
Andrew Hjulsager (Granada)

Striker

Nicolai Jørgensen (Feyenoord)
Nicklas Bendtner (Rosenborg)
Martin Braithwaite (Bordeaux)
Yussuf Poulsen (RB Leipzig)
Andreas Cornelius (Atalanta)
Viktor Fischer (Copenhagen)
Kasper Dolberg (Ajax)
Lasse Vibe (Changchun Yatai)

Kelayakan Denmark Tampil di Piala Dunia 2018

Tim nasional Denmark wakil terakhir zona Eropa ke ajang Piala Dunia 2018 usai tundukkan Republik Irlandia dengan skor 5-1 pada pertemuan kedua babak play off.

Awalnya Denmark diragukan sebab di markas sendiri mereka tampil seri tanpa cetak angka. Namun The Danish Dynamite meledak dengan kencang pada hari Rabu (15/11/2017) dini hari WIB di markas Irlandia, Aviva Stadium, Dublin.

5 cetak angka Denmark dilesakkan oleh Andreas Christensen (menit 29), Christian Eriksen (32, 63, 74), dan juga Nicklas Bendtner (90′-penalti).

Semua catatan pasukan Age Hareide lahir malah usai mereka tertinggal karena cetak angka cepat Shane Duffy untuk tim tuan rumah (6′).

“Sangat luar biasa, khususnya saat kami bangkit dari ketertinggalan. Kami tidak stres, berusaha tampil, ciptakan kesempatan, dan meraih cetak angka,” ujar Hareide.

Denmark berhasil lolos dengan agregat 5-1 usai tampil seri tanpa cetak angka 0-0 di Copenhagen pada pertemuan pertama.

Lihat Juga : Profil Timnas Denmark Piala Dunia 2018

“Rasa yakin merupakan hal yang amat krusial dalam sepak bola. Anak-anak bersatu dan berikan penampilan yang luar biasa di tiap pertandingan,” imbuh Hareide.

Tidak hanya perlihatkan comeback yang seru di Dublin, Denmark pantas meraih tempat di Piala Dunia lewat performa menawan yang mereka perlihatkan belum lama ini.

Christian Eriksen dan para rekannya tidak pernah kalah sedari ditundukkan Montenegro dengan skor 0-1 pada Kualifikasi Piala Dunia 2018 (11/10/2016). Artinya, telah 1 tahun lebih sudah Tim Dinamit tidak dikalahkan lawan.

Sedari kalahnya melawan Montenegro tersebut, Denmark melangsungkan 11 partai dengan 6 pertandingan di antaranya raih hasil oke.

Profil Timnas Denmark Piala Dunia 2018

Ajang Piala Dunia 2018 ini merupakan ajang Piala Dunia yang ke 5 bagi timnas Denmark. Di 4 kali sebelumnya (pada tahun 1986, 1998, 2002, 2010), prestasi paling oke mereka ialah sampai pada babak perempat final yaitu pada tahun 1998.

Denmark tidak ikut ambil bagian di Piala Dunia yang berlangsung di Brasil 4 tahun lalu. Namun, mereka pada akhirnya dapat lolos ke ajang Piala Dunia 2018 lewat babak Play-off zona UEFA usai tundukkan Republik Irlandia.

Prestasi paling oke yang diraih Denmark pada kompetisi internasional ialah ketika mereka menjadi juara di Piala Eropa 1992. Waktu itu mereka sesungguhnya tak berhasil lolos, tetapi mereka pada akhirnya ikuti turnamen usai gantikan Yugoslavia yang dilarang bertanding karena sanksi internasional. Secara mengejutkan, Denmark juga sukses keluar sebagai juara.

Christian Eriksen Denmark piala dunia 2018

Pemain Bintang: Christian Eriksen

Christian Eriksen adalah pahlawan Denmark sepanjang mereka ikuti laga kualifikasi zona Eropa. Gelandang Tottenham itu dapat ciptakan 11 angka, termasuk hattrick ke gawang Republik Irlandia pada babak play-off.

Performa Eriksen itu pastikan tim Dinamit berangkat ke Rusia. Eriksen telah menjadi langganan tim nasional sedari masih muda dan akan jadi pilihan utama timnya di Piala Dunia 2018

Kebolehan Christian Eriksen terbilang sempurna, yang bikin dirinya menjadi pemicu permainan Denmark. Tidak bisa dielak, pengalaman tampil di Premier League, berikan modal yang berharga untuk bekas Ajax Amsterdam itu.

Paling tidak, Christian Eriksen telah memperlihatkan kalau mereka merupakan tipikal pemain gelandang modern. Selain daya jelajahnya yang tinggi dan kreatif, dia lengkapi permainannya dengan kebolehan membobol gawang lawan.

Sebuah ciri khas Christian Eriksen di 2 tahun terakhir ialah kemampuan yang ia miliki ketika mengeksekusi sepakan bebas dan atau sepakan jarak jauh. Tidak hanya itu, Christian Eriksen pun dapat menjadi pelayan yang memanjakan untuk para penyerang, dan itu telah nampak saat bermain bersama Tim nasional Denmark dan Tottenham Hotspur.

Age Hareide Denmark piala dunia 2018

Pelatih: Age Hareide

Hareide gantikan posisi pelatih paling lama Denmark, Morten Olsen, pada tahun 2015 usai negara Skandinavia itu tidak berhasil lolos ke Euro 2016. Bekas pemain dan pelatih Norwegia itu miliki pengalaman menjadi pelatih selama 10 tahun dan membantu Denmark lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia usai raih hasil oke pada babak play-off melawan Republik Irlandia.

Walau masih belum miliki pengalaman hebat di sebuah turnamen terbesar, kebolehan Age Hareide terletak di bagian kelihaiannya mencampur kekuatan. Paling tidak, para pemain Denmark dapat berikan permainan optimal, dengan kolektivitas tinggi di lapangan.

Keadaan tersebut juga yang bikin Denmark bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2018. Andai Age Hareide tidak berhasil lakukan antisipasi mental para pemain, mungkin saja mereka tidak berhasil ke Rusia.

Sekarang ini, Age Hareide perlu perlihatkan bahwa ia bisa berselisih dengan sederet pelatih terkenal. Racikan yang memiliki pola dasar konsisten dan solid, pantas raih potensi dari para lawan Denmark pada tahap grup.

Prediksi Skuat

Penjaga gawang: Kasper Schmeichel, Jonas Lossl, Frederik Ronnow

Bek: Jannik Vestergaard, Simon Kjær, Peter Ankersen, Andreas Christensen, Andreas Bjelland, Mathias Jørgensen, Jonas Knudsen,Jens Stryger Larsen, Henrik Dalsgaard, Riza Durmisi, Frederik Sorensen

Tengah: Mike Jensen, William Kvist, Thomas Delaney, Christian Eriksen, Lukas Lerager, Lasse Schöne, Pione Sisto, Daniel Wass, Andrew Hjulsager

Penyerang: Nicolai Jørgensen, Nicklas Bendtner, Martin Braithwaite, Yussuf Poulsen, Andreas Cornelius, Viktor Fischer, Kasper Dolberg, Lasse Vibe

Timnas Maroko Berjaya Kembali Setelah Absen 20 Tahun

Timnas Maroko kembali menjadi peserta Piala Dunia 2018 di Rusia nanti setelah sempat tak bergaung selama 20 tahun belakang ini. Menjadi juara di klasemen Grup C kualifikasi III zona Afrika, mereka berhasil masuk ke Piala Dunia untuk kelima kalinya.

Pelatih timnas Maroko, yakni Herve Renard diminta untuk memoles para pemainnya lebih lagi setelah sukses meloloskan Singa Atlas ke Piala Dunia 2018. Pasalnya, pelatih dari Perancis itu pernah menguatkan dua tim sebagai juara Piala Afrika, mereka adalah timnas Zambia (2012) dan timnas Pantai Gading (2015).

Berikut skuad timnas Maroko di Piala Dunia 2018 mendatang.

Kiper: Munir Mohamedi (Numancia), Yassine Bounou (Girona), Yassine El Kharroubi (Wydad Casablanca)

Bek: Nabil Dirar (Fenerbahce SK), Achraf Hakimi (Real Madrid), Manuel da Costa (Istanvul Basaksehir F.K), Medhi Benatia (Juventus), Romain Saiss (Wolverhampton Wanderers), Jawad El Yamiq (Raja Casablanca), Sofiane Alakouch (Nimes Olympique), Amine Khammas (K.R.C. Genk)

Gelandang: Mbark Boussoufa (Al Jazira), Karim El Ahmadi (Feyenoord), Younes Belhanda (Galatasaray), Nordin Amrabat (watford), Mendi Carcela-Gonzalez (Olympiacos), Faycal Fajr (Getafe), Hakim Ziyech (ajax), Youssef Ait Bennasser (Caen), Oussama Tannane (AS Saint-Etienne), Mohamed Ounajem (Wydad Casablanca)

Penyerang: Aziz Bouhaddouz (FC St. Pauli), Khalid Boutaib (Yeni Malatyaspor), Walid Azaro (Al Ahly), Mimoun Mahi (Groningen), Rachid Alioui (Nimes Olympique)

Jadwal Pertandingan

Timnas Maroko-Timnas Iran (15 Juni, St. Petersburg) – 22.00 WIB
Timnas Portugal-Timnas Maroko (20 Juni, Moskwa Luzhniki) – 19.00 WIB
Timnas Spanyol-Timnas Maroko (26 Juni, Kaliningrad) – 01.00 WIB

Rekor Penampilan di Piala Dunia

1930-1958 – Tidak ikut serta
1962 – Tidak lolos 1966 – Mengundurkan diri
1970 – Babak pertama
1974-1982 – Tidak lolos
1986 – Babak kedua
1990 – Tidak lolos
1994 – Babak pertama
1998 – Babak pertama
2002-2014 – Tidak lolos
2018 – Lolos kualifikasi

Sofiane Boufal Dicoret Dari Skuad Timnas Maroko di Piala Dunia 2018

Masalah yang dihadapi Sofiane Boufal di Southampton menjadikan dirinya harus dicoret dari skuad timnas Maroko untuk Piala Dunia 2018. Pelatih timnas, yakni Herve Renard resmi mengeluarkannya dan kemudian memilih Mehdi Carcela dalam susunan pemain final yang berjumlah 23 pemain.

Pemain berumur 24 tahun tersebut dicoret dari tim Southampton setelah berselisih dengan pelatihnya, Mark Hughes. Dia menepi dari lima laga selama musim Liga Inggris ini. Masalah ini berawal dari saat dia menolak melakukan pemanasan saat berada di bangku cadangan untuk laga kontra Chelsea, yang kemudian keduanya saling berselisih di ruang ganti.

Skuad timnas Maroko kemudian dirilis di akun resmi federasi mereka. Akan tetapi, Renard sebelumnya sudah tak memasukkan beberapa pemain dengan masalah kedisiplinan. Ia kemudian memasukkan Mehdi Carcela, pemain berumur 28 tahun.

Carcela sendiri sudah dua kali bermain untuk Belgia dalam laga persahabatan sebelum pindah ke timnas Maroko. Ia tampil delapan menit di babak kualifikasi Piala Dunia dan tak memperkuat skuad sejak bulan September, tapi dia sebelumnya memiliki posisi penting di Standard Liege pada Liga Belgia.

Timnas Maroko sendiri tergabung dalam Grup B Piala Dunia 2018 dan akan melawan timnas Iran, timnas Portugal, dan timnas Spanyol.

Tim Maroko untuk Piala Dunia 2018 :

Kiper: Yassine Bounou (Girona), Mounir El Kajoui (Numancia), Ahmad Reda Tagnaouti (Ittihad Tanger).

Bek: Badr Banoun (Raja Casablanca), Mehdi Benatia (Juventus), Manuel da Costa (Basaksehir), Nabil Dirar (Fenerbahce), Achraf Hakimi (Real Madrid), Hamza Mendyl (Lille), Romain Saiss (Wolverhampton Wanderers).

Gelandang: Youssef Ait-Bennasser (Caen), Sofyan Amrabat (Feyenoord Rotterdam), Nordin Amrabat (Leganes), Younes Belhanda (Galatasaray), Mbark Boussoufa (Al Jazeera), Karim El Ahmadi (Feyenoord Rotterdam), Faycal Fajr (Getafe), Amine Harit (Schalke 04), Hakim Ziyech (Ajax Amsterdam).

Penyerang: Aziz Bouhaddouz (St Pauli), Khalid Boutaib (Malatyaspor), Mehdi Carcela (Standard Liege), Ayoub El Kaabi (Renaissance Berkane).