David De Gea Minta Rashford Tetap Jaga Performa

Liga Inggris – Sebuah harapan dilontarkan oleh David De Gea. Penjaga gawang andalan Manchester United tersebut berharap rekan satu timnya, Marcus Rashford bisa menjaga performanya agar tetap on fire.

Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, Rashford seperti binatang buas di depan gawang lawan. Sang striker mencetak total 12 gol dari 12 pertandingan terakhirnya untuk Manchester United dan Tim nasional Inggris.

Dini hari tadi, alumni dari akademi sepakbola Manchester United ini kembali menunjukkan ketajamannya dini hari tadi. Ia mengemas dua gol saat Manchester United mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-1.

De Gea sendiri gembira melihat sang striker mulai kembali ke performa terbaiknya. “Marcus Rashford saat ini sedang berada dalam performa yang bagus,” ujar David De Gea kepada Info Sepakbola Terkini.

De Gea mengatakan jika Rashford sedang kurang beruntung saat pertandingan melawan Tottenham Hotspur dini hari tadi. Kiper tim nasional Spanyol ini merasa sang penyerang harusnya bisa mencetak lebih banyak gol di pertandingan tersebut, pasalnya Rashford memiliki beberapa peluang yang bagus.

De Gea juga berharap bahwa Rashford bisa menjaga peformanya agar bisa selalu seperti ini. De Gea berharap pria berusia 22 tahun itu terus konsisten mencetak gol bagi The Red Devils hingga akhir musim nanti.

“Kami sangat bahagia karena Marcus Rashford terus mencetak gol untuk kami dan menunjukkan permainan yang ia tunjukkan. Ia adalah pemain yang hebat dan kami berharap ini bisa terus berlanjut.” David De Gea menandaskan.

Rashford masih akan menjadi andalan The Red Devils pada bigmatch yang akan berlangsung pada akhir pekan mendatang. Rashford akan dipercaya Ole Gunnar Solskjaer untuk memimpin sektor penyerangan United saat menghadapi Manchester City.

Lee Grant, Permain Manchester United Tertua yang Jalani Debut Di Kompetisi Eropa

Liga InggrisOle Gunnar Solskjaer bermain dengan mayoritas pemain muda saat membawa Manchester United bertanding melawan FC Astana. Namun, di antara para pemain inti, terdapat satu pemain yang sudah tua yakni penjaga gawang Lee Grant.

Pertandingan melawan FC Astana sebenarnya sudah tidak lagi membawa beban untuk Manchester United di Liga Europa. Pasalnya, The Red Devils sudah memastikan lolos ke babak 32 Besar sejak matchday keempat.

Karena itu, Solskjaer tidak ragu untuk melakukan banyak eksperimen pada Pertandingan di FC Astana Arena, Kamis (28 November 2019) malam WIB. Tujuh pemain muda ditampilkan sebagai pemain inti di Pertandingan tersebut.

Manchester United kalah dengan skor 2-1 atas FC Astana. Sempat unggul dari gol Jesse Lingard pada menit ke-10, The Red Devils kebobolan dua gol di babak kedua. Gol-gol FC Astana dicetak Dimitry Shomko dan bunuh diri Di’Shon Bernard.

Solskjaer memberikan panggung yang lebar pada pemain muda lulusan akademi sepakbola Manchester United untuk tampil melawan FC Astana. Namun, di balik cerita manis para pemain muda, ada pula cerita menarik dari seorang Lee Grant.

Pada usia yang sudah cukup senja, Lee Grant mendapatkan debutnya di Liga Europa. Lee Grant menjalani debut ketika usianya menginjak angka 36 tahun 305 hari. Lee Grant bakal merayakan ulang tahun ke-37 pada 27 Januari mendatang.

Dalam kabar yang dilansir Berita Sepakbola Terbaru, dengan usia 36 tahun 305 hari, Lee Grant menjadi pemain Manchester United tertua yang mencatatkan debut di kompetisi level Eropa. Catatan ini termasuk Pertandingan babak kualifikasi.

Namun, Lee Grant gagal menorehkan catatan manis dalam debutnya di kompetisi Eropa. Mantan kiper Stoke City itu gagal menjaga gawangnya dari kebobolan. Dua gol bersarang di gawang Lee Grant pada Pertandingan melawan FC Astana.

Lee Grant mulai berseragam Manchester United pada Juli 2018 lalu. Ada pertayaan kenapa MU Lee Grant. Pasalnya, dia sudah berusia lanjut dan tidak punya pengalaman yang cukup bermain di level atas. Namun, keputusan ini sebenarnya cukup bagus. MU merekrut Lee Grant untuk menjadi kiper pelapis kedua. Lee Grant adalah opsi ketiga setelah David de Gea dan Sergio Romero.

Ronaldo Tak Ikut Latihan Juventus, Ada Apa?

Liga Italia – Ada pemandangan yang tidak wajar dalam sesi latihan yang dilakukan Juventus baru-baru ini. Sang striker andalan klub, Cristiano Ronaldo, tidak terlihat dalam sesi latihan bersama Leonardo Bonucci dan rekan-rekannya.

Ronaldo baru saja kembali setelah menjalankan tugasnya memperkuat Tim Nasional Portugal di ajang kualifikasi Piala Eropa 2020. Ronaldo ikut terlibat dalam dua pertandingan yang dilakoni dan juga mengantongi total empat gol.

Kontribusi Ronaldo dalam pertandingan tersebut membuat perkataan pelatih Juventus, Maurizio Sarri, usai menghadapi AC Milan pekan lalu menjadi tidak relevan. Seperti yang diketahui, Sarri berkata bahwa Ronaldo mengalami cedera dan membuat sang pelatih terpaksa menarik Ronaldo dari lapangan.

Hubungan Ronaldo dan Sarri dikabarkan sedang memanas. Pasalnya, mantan pelatih Chelsea tersebut menariknya keluar dari lapangan dalam dua pertandingan terakhir. Beruntung, La Vecchia Signora mampu keluar sebagai pemenang pada dua pertandingan tersebut.

Kondisi fisik Ronaldo pun diragukan sampai saat ini. Dan publik dibuat semakin bingung setelah Ronaldo tidak menunjukkan batang hidungnya dalam sesi latihan penuh Il Bianconeri beberapa waktu lalu.

Hal ini membuat kemungkinan Ronaldo tidak ikut serta dalam pertandingan lanjutan Liga Italia Serie A kontra Atalanta semakin kecil. Dan ia berpeluang absen jika masih tidak mengikuti sesi latihan yang diselenggarakan pada hari Jumat (22 November 2019) ini.

Kehadiran Ronaldo jelas sangat dibutuhkan, walaupun performanya dalam beberapa waktu belakangan kurang maksimal. Pasalnya, Juventus butuh tiga poin tambahan untuk memperkuat posisi mereka di puncak klasemen Liga Italia Serie A musim ini.

Sementara ini, mereka masih ditempel ketat Inter Milan yang menempati peringkat kedua dengan perbedaan satu poin. Jika mereka kalah, maka puncak klasemen bisa direbut oleh rival bebuyutannya itu.

Santi Cazorla Minta Arsenal Pertahankan Emery

Liga Inggris – Mantan gelandang Arsenal, Santi Cazorla menyarankan kepada mantan klubnya untuk terus memberikan kepercayaan kepada Unai Emery dan juga memberinya waktu lebih lama lagi untuk membuktikan kualitasnya.

Arsenal baru saja menelan kekalahan dua gol tanpa balas kala bertandang ke markas Leicester City. Hasil ini membuat The Gunners kini tercatat tak pernah menang dalam lima pertandingan terakhir di seluruh ajang kompetitif.

Hasil buruk ini tentu menjadi peringatan keras untuk Emery. Desakan kepada The Gunners untuk segera melakukan pergantian pelatih pun muncul dari berbagai pihak, termasuk para legenda Arsenal.

Cazorla yang pernah dua kali menjadi juara di ajang Piala FA bersama The Gunners mengatakan bahwa Arsenal dan supporter harus bersabar dengan Emery karena ia yakin bahwa kompatriotnya asal Spanyol itu bakal sukses di masa depan.

“Unai Emery merupakan pelatih yang bagus dan Arsenal saat ini merupakan tim yang sangat bagus. Saya sering melihat pertandingan mereka, tapi dia membutuhkan waktu,” ujar Santi Cazorla dalam Info Sepakbola Terkini.

Lebih lanjut, Santi Cazorla menyebut ada satu hal yang tidak dimiliki oleh Arsenal saat ini. Satu hal tersebut adalah kepercayaan diri bahwa mereka bisa bersaing dengan tim papan atas lainnya.

Arsenal untuk sementara ini menempati peringkat keenam dalam tabel klasemen sementara Premier League 2019/2020. Selepas jeda internasional, The Gunners bakal berhadapan dengan tim papan bawah, Southampton di Emirates Stadium.

Klopp Bantah Rumor Perekrutan Mbappe Ke Liverpool

Liga Inggris – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mencoba meluruskan rumor terkait ketertarikan timnya terhadap Kylian Mbappe. Klopp menilai saat ini transfer striker Paris Saint-Germain itu ke Anfield nyaris mustahil untuk dilakukan.

Tiga musim terakhir, karir Mbappe tengah melejit dengan pesat. Sang striker dinilai sebagai salah satu penyerang muda terbaik dunia saat ini, di mana dia membuktikan ketajamannya di Paris Saint-Germain dan Tim nasional Prancis.

Penampilan apik yang ditunjukkan oleh pria berusia 20 tahun tersebut menarik perhatian banyak klub top Eropa. Beberapa minggu terakhir, Liverpool diklaim tertarik merekrut mantan pemain AS Monaco tersebut.

Klopp tidak membantah bahwa Mbappe merupakan sosok pemain berkualitas tinggi utnuk timnya. “Ok, dari sudut pandang sepakbola, tidak ada alasan bagi kami untuk menolak kesempatan mendatangkan Kylian Mbappe karena dia pemain yang sangat luar biasa,” ujar Juergen Klopp.

Klopp sendiri menilai bahwa akan sangat sulit untuk mendatangkan Mbappe ke Liverpool di bursa transfer musim panas ke depan. Mantan manajer Borussia Dortmund ini meyakini bahwa Paris Saint-Germain tidak akan dengan mudah melepaskan salah satu talenta muda berbakat mereka ke klub lain.

“Kami dirumorkan akan merekrut Kylian Mbappe dan kami tidak bisa melakukan transfer itu. Jujur saja untuk bisa mendatangkan pemain di level seperti dirinya akan sangat sulit bagi kami.”

Ketika didesak lebih lanjut, Klopp akhirnya mengungkapkan alasan mengapa Liverpool dia anggap tidak sanggup mendatangkan Mbappe. Sang striker dikabarkan memiliki nilai jual sekitar 300 juta Euro, dan dia merasa The Reds tidak akan mau mengeluarkan uang sebesar itu hanya itu membeli satu pemain.

“Tidak, kami tidak akan membelinya dan maaf jika saya ‘mematikan’ rumor transfer ini. Saya rasa tidak ada klub di dunia ini yang mau keluar uang sebanyak itu untuk membawa Kylian Mbappe pergi dari Paris Saint-Germain.” Jurgen Klopp menandaskan.

Zidane : Mbappe Sebenarnya Ingin Bermain Untuk Real Madrid

Liga SpanyolReal Madrid sudah sering diberitakan tertarik untuk memboyong Kylian Mbappe ke Santiago Bernabeu di masa depan. Sang pelatih, Zinedine Zidane, bahkan yakin pemain muda tersebut akan langsung berkata iya jika klubnya mengajukan penawaran.

Mbappe terlihat masih nyaman bermain untuk Paris Saint-Germain pada musim ini, dan terlihat jelas dalam 10 pertandingan yang sudah dia jalani di semua ajang kompetitif. Pemain berumur 20 tahun tersebut telah menciptakan sembilan gol dan empat assist sejauh ini.

Walaupun begitu, dia tidak menutup peluang untuk hengkang ke klub lain suatu hari nanti. Sebelum penutupan musim lalu, mantan pemain AS Monaco ini pernah berujar bahwa dirinya membuka diri terhadap ‘proyek baru’ yang mampir ke hadapannya.

Mantan presiden AS Monaco, Vadim Vasilyev, pernah menyatakan tidak sepakat jika peraih medali juara Piala Dunia 2018 itu menyeberang ke Santiago Bernabeu dalam waktu dekat. Ia merasa bahwa kepindahan tersebut masih terlalju dini.

Zidane sendiri tidak ingin terburu-buru untuk memboyong Mbappe ke Santiago Bernabeu. Menurut pria berkebangsaan Prancis ini, keputusan sang penyerang pindah ke Real Madrid atau tidak berada di tangannya sepenuhnya.

“Saya tak tahu, dia yang bisa memutuskan. Tapi Saya tahu dia selalu berkata jika dirinya bercita-cita bermain untuk Real Madrid” ujar Zidane dalam sebuah konferensi pers saat ditanya soal Mbappe, seperti yang dikutip dari Portal Berita Terupdate.

Sebagai informasi, Real Madrid dan Paris Saint-Germain berada dalam satu grup di ajang Liga Champions pada musim ini. Walaupun sedang tertinggal jauh, namun Los Merengues masih punya kesempatan untuk menyalip Les Parisiens yang sedang menempati puncak dengan perbedaan lima angka.

Skenarionya bisa berubah jika El Real gagal meraih tiga poin saat bertemu Galatasaray pekan ini, dan Paris Saint-Germain menang atas Club Brugge. Namun Zidane tidak mau ambil pusing soal itu dan lebih memilih untuk mempersiapkan timnya dengan baik.

Situasi Gareth Bale Di Real Madrid Makin Rumit?

Liga Spanyol – Hari demi hari, Gareth Bale nampak seperti semakin terbuang dari skuad Real Madrid. Telinga supporter Los Galacticos mulai terbiasa tidak mendengar nama Bale digaungkan dalam pertandingan.

Saat ini Bale kembali berkutat dengan cedera, kali ini dia peroleh ketika memperkuat tim nasional Wales dalam jeda internasional beberapa waktu lalu. Akibatnya, Bale tidak bisa terlibat penuh dalam sesi latihan dan pertandingan.

Dia harus menjalani jadwal yang terpisah dari rekan-rekannya. Juga, Bale sekarang sedang berada di London karena keperluan prinadi. Dia meninggalkan skuad. Perkembangan nasib Bale ini bisa jadi mengantarkannya ke pintu keluar Santiago Bernabeu.

Mengutip portal info bola terkini, absennya Bale dari sesi latihan di Valdebebas berarti dia mungkin tidak akan bermain pada pertandingan Madrid berikutnya. Los Blancos bakal menjamu Leganes pada pertandingan lanjutan La Liga, Kamis (31 Oktober 2019) dini hari WIB.

Karier Bale bersama Real Madrid memang tidak seindah yang dia harapkan. Cedera yang dialami berulang kali memaksa mundur perkembangan Bale. Dia sulit menemukan ritme yang pas seperti saat masih di Tottenham Hotpsur dulu.

Kabarnya, pihak klub masih mempertimbangkan Bale sebagai salah satu pemain paling penting dalam skuad Zinedine Zidane. Namun, situasi ini bisa berubah dengan cepat. Jika masalah Bale terus memburuk, transfer bisa jadi solusi terbaik.

Cedera Bale yang baru ini pun terlihat semakin rumit dan membingungkan. Pria berusia 30 tahun ini meminta pihak klub untuk merahasiakan soal cederanya dari publik. Bale ingin situasinya tetap misterius.

Itulah alasan hubungan Bale dengan rekan-rekan setimnya dan sang pelatih semakin tidak harmonis . Fakta bahwa Zidane membiarkan Bale duduk di bangku cadangan ketika menjamu Club Brugge di Liga Champions lalu pun memperkeruh situasi.

Giggs: Ronaldo Terbaik, Messi Jenius

Manajer tim nasional Wales, Ryan Giggs, tidak membantah fakta bahwa Cristiano Ronaldo merupakan pemain terbaik di dunia. Namun, Ryan Giggs juga tidak menutup mata akan kejeniusan Lionel Messi dalam sepak bola.

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi memang sangat dominan. Mereka berdua merajai perolehan gelar pemain terbaik, dalam beberapa versi. Catatan rekor dan gelar juara juga terus dibukukan oleh Messi dan Ronaldo.

Paling baru, Ronaldo dan Messi akan bersaing untuk memenangkan gelar Ballon d’Or 2019. Ronaldo yang meraih berhasil di Juventus dan Portugal punya peluang besar, bersama Messi yang sebelumnya berhasil menyabet gelar pemain terbaik FIFA 2019.

Sudah banyak para tokoh-tokoh sepak bola kenamaan yang memberi pendapat mengenai siapa lebih baik antara Messi dan Ronaldo. Kali ini, giliran Ryan Giggs ikut mengeluarkan penilainnya.

Ryan Giggs kagun dengan dua pemain terbaik dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Ryan Giggs pernah bermain dengan Ronaldo, dia sudah sangat mengerti seperti apa kehebatan pemain yang kini berusia 34 tahun tersebut. Ronaldo adalah salah satu yang terbaik.

“Saya ingin mengatakan Cristiano Ronaldo karena tentu saja, saya pernah satu tim dengannya dan melihat evolusinya, tetapi Leo Messi adalah seorang yang jenius – tidak ada perbandingan soal mereka berdua,” ucap Ryan Giggs dikutip harian info bola terbaru.

“Menentukan siapa yang lebih baik antara Cristiano Ronaldo ataupun Lionel Messi sangat sulit. Lionel Messi adalah pemain yang hanya akan kamu lihat satu kali seumur hidup,” sambung Ryan Giggs.

Ryan Giggs pernah menjadi rekan satu tim Ronaldo di Manchester United. Ryan Giggs pernah menjadi ‘guru’ yang membimbing Ronaldo. Sementara ketika masih aktif berkarier sebagai pemain, Ryan Giggs juga pernah beberapa kali menjadi rival Messi.

Usaha Keras Timnas Denmark ke Piala Dunia 2018

Siapa yang tidak tahu soal tim nasional yang satu ini, yang menjadi sebuah kelahiran kiper legendaris yaitu Peter Schmeichel.  Tim nasional Denmark pada akhirnya melanjutkan langkahnya ke ajang Piala Dunia 2018 lewat babak Play-off zona UEFA. Kesuksesan yang mereka raih adalah sebuah keberhasilan tim nasional yang memang telah berusaha dengan keras sampai akhirnya bisa mencapai kompetisi sepakbola terbesar di dunia.

Para tim yang tergabung dalam grup E pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona UEFA diantaranya Polandia, Montenegro, Denmark, Rumania, Armenia dan Kazakhstan. Juara grup akan terdaftar dalam 32 tim yang terus melanjutkan ke ajang Piala Dunia 2018, sementara runner-up grup perlu ikuti play-off ronde kedua untuk lolos ke putaran Final Piala Dunia 2018.

Performa paling oke dari timnas Denmark dalam kompetisi internasional ialah ketika mereka menjadi juara di ajang Piala Eropa 1992. Pada waktu itu mereka sesungguhnya tak lolos, tetapi karena sanksi internasional membuat tim nasional sepak bola Yugoslavia dilarang bertanding, mereka digantikan oleh timnas Denmark yang ada dalam posisi kedua di bawah Yugoslavia dalam babak kualifikasi. Dengan mengejutkan, Denmark sukses keluar sebagai juara.

Denmark merupakan seorang pemenang The Football di 1906 Intercalated Games dan peraih medali perak di Olimpiade 1908 dan 1912. Tetapi, sebagai amatir yang melarang pemain internasional mereka untuk jadi profesional di klub asing, Denmark tak lolos ke Piala Dunia hingga tahun 1986, walaupun mereka menangkan medali perak Olimpiade lainnya pada tahun 1960.

Sedari tahun 1983, tim itu terus-menerus bermain menjadi tim yang solid, dengan hasil oke di Kejuaraan Eropa 1992 di Swedia sebagai hasil oke paling menonjol, tundukkan juara bertahan Belanda di babak semifinal dan Jerman di babak final. Mereka pun sukses menangkan Piala Konfederasi FIFA 1995, tundukkan Argentina di babak final. Hasil paling oke FIFA World Cup mereka dicapai pada tahun 1998, di mana mereka tunduk dengan skor tipis 3-2 di babak perempat final berhadapan dengan Brasil.

Daftar Skuad Denmark di Piala Dunia 2018

Berikut ini adalah daftar nama pemain Timnas Denmark di Piala Dunia 2018, lengkap dengan para pemain bintangnya yang dipanggil oleh pelatih Age Hareide. Tim andalan senior sepakbola Denmark yang bakal melangsungkan pertandingan di Piala Dunia 2018, yang mana mereka miliki ambisi lolos dari tahap grup, dan menjadi kuda hitam di turnamen ini.

Andalkan pemain bintang seperti Kasper Schmeichel dibawah gawang, Andreas Christensen di garis belakang, Christian Eriksen sebagai jendral lapangan tengah, dan juga pada ledakan pemain penyerang mudanya Kasper Dolberg, Denmark diprediksi akan ciptakan banyak hal yang mengejutkan di ajang Piala Dunia 2018 ini.

Piala Dunia Russia 2018 ini, merupakan Piala Dunia yang kelima untuk timnas Denmark. Pada 4 piala dunia sebelumnya, prestasi yang paling oke ialah sampai dengan babak perempatfinal yaitu pada tahun 1998. Paling tidak mengulang lagi hal itu, Denmark miliki cukup modal untuk lakukannya, paling tidak di tahap grup, mereka miliki lawan yang cukup seimbang. Di Grup C, tidak hanya melawan timnas Prancis, Denmark bakal berhadapan juga dengan Peru dan Australia.

Daftar Pemain (Skuad) Timnas Denmark Piala Dunia 2018

Penjaga Gawang

Kasper Schmeichel (Leicester City)
Jonas Lössl (Huddersfield Town)
Frederik Rønnow (Brøndby)

Bek

Jannik Vestergaard (Borussia Mönchengladbach)
Simon Kjær (Sevilla)
Peter Ankersen (Copenhagen)
Andreas Christensen (Chelsea)
Andreas Bjelland (Brentford)
Mathias Jørgensen (Huddersfield Town)
Jonas Knudsen (Ipswich Town)
Jens Stryger Larsen (Udinese)
Henrik Dalsgaard (Brentford)
Riza Durmisi (Real Betis)
Frederik Sørensen (FC Köln)

Gelandang

Mike Jensen (Rosenborg)
William Kvist (Copenhagen)
Thomas Delaney (Werder Bremen)
Christian Eriksen (Tottenham Hotspur)
Lukas Lerager (Bordeaux)
Lasse Schöne (Ajax)
Pione Sisto (Celta Vigo)
Daniel Wass (Celta Vigo)
Andrew Hjulsager (Granada)

Striker

Nicolai Jørgensen (Feyenoord)
Nicklas Bendtner (Rosenborg)
Martin Braithwaite (Bordeaux)
Yussuf Poulsen (RB Leipzig)
Andreas Cornelius (Atalanta)
Viktor Fischer (Copenhagen)
Kasper Dolberg (Ajax)
Lasse Vibe (Changchun Yatai)