Usaha Keras Timnas Denmark ke Piala Dunia 2018

Usaha Keras Timnas Denmark ke Piala Dunia 2018

Siapa yang tidak tahu soal tim nasional yang satu ini, yang menjadi sebuah kelahiran kiper legendaris yaitu Peter Schmeichel.  Tim nasional Denmark pada akhirnya melanjutkan langkahnya ke ajang Piala Dunia 2018 lewat babak Play-off zona UEFA. Kesuksesan yang mereka raih adalah sebuah keberhasilan tim nasional yang memang telah berusaha dengan keras sampai akhirnya bisa mencapai kompetisi sepakbola terbesar di dunia.

Para tim yang tergabung dalam grup E pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona UEFA diantaranya Polandia, Montenegro, Denmark, Rumania, Armenia dan Kazakhstan. Juara grup akan terdaftar dalam 32 tim yang terus melanjutkan ke ajang Piala Dunia 2018, sementara runner-up grup perlu ikuti play-off ronde kedua untuk lolos ke putaran Final Piala Dunia 2018.

Performa paling oke dari timnas Denmark dalam kompetisi internasional ialah ketika mereka menjadi juara di ajang Piala Eropa 1992. Pada waktu itu mereka sesungguhnya tak lolos, tetapi karena sanksi internasional membuat tim nasional sepak bola Yugoslavia dilarang bertanding, mereka digantikan oleh timnas Denmark yang ada dalam posisi kedua di bawah Yugoslavia dalam babak kualifikasi. Dengan mengejutkan, Denmark sukses keluar sebagai juara.

Denmark merupakan seorang pemenang The Football di 1906 Intercalated Games dan peraih medali perak di Olimpiade 1908 dan 1912. Tetapi, sebagai amatir yang melarang pemain internasional mereka untuk jadi profesional di klub asing, Denmark tak lolos ke Piala Dunia hingga tahun 1986, walaupun mereka menangkan medali perak Olimpiade lainnya pada tahun 1960.

Sedari tahun 1983, tim itu terus-menerus bermain menjadi tim yang solid, dengan hasil oke di Kejuaraan Eropa 1992 di Swedia sebagai hasil oke paling menonjol, tundukkan juara bertahan Belanda di babak semifinal dan Jerman di babak final. Mereka pun sukses menangkan Piala Konfederasi FIFA 1995, tundukkan Argentina di babak final. Hasil paling oke FIFA World Cup mereka dicapai pada tahun 1998, di mana mereka tunduk dengan skor tipis 3-2 di babak perempat final berhadapan dengan Brasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *